Haris Media official website | Members area : Register | Sign in

Sport News

Maaf Blog Ini Sedang Dalam Proses Pengembangan

Peran Agama Dalam Menghadapi Wabah Covid-19

Senin, 20 April 2020

Share this history on :

Peran Agama Dalam Menghadapi Wabah Covid-19
Oleh : Niila Syarofah Rahmawati
+niilasyarofah@gmail.com 

            Belakangan ini dunia dihebohkan dengan wabah covid-19, atau yang sering kita sebut dengan virus corona. Virus ini menyebabkan  penyebaran yang dratis ke beberapa daerah di Indonesia, menjadi catatan serius dalam mempengaruhi pengambilan kebijakan politik dan kesehatan oleh pemerintah. Dalam hal ini, presiden Joko Widodo atau yang akrab kita panggil Pak Jokowi meminta agar lembaga dan tokoh-tokoh agama dilibatkan dalam membantu pemerintah mencegah penyebaran virus corona yang mengakibatkan penyakit Covid-19. Menurutnya para tokoh agama dapat berperan penting dalam mencegah penyebaran virus corona.

            Pemerintah menghimbau masyarakat agar melakukan ibadah di rumah saja. Namun, tetap saja ada masyarakat yang bersikeras untuk menjalankan ibadah seperti biasanya. Karena hal ini, maka para pemuka tiga agama samawi, yakni Islam, Kristen, dan Yahudi, turut berperan besar mengarahkan massa pengikutnya melalui fatwa-fatwa keagamaan  dalam upaya mencegah penyebaran wabah tersebut. Dari agama Islam sendiri Para pemuka menggunakan dalil dari berbagai ayat di Al Quran dan hadis Nabi Muhammad SAW yang memerintahkan melaksanakan shalat di rumah, jika ada kemadharatan atau kesulitan yang  akut. Para ahli tafsir menafsirkan, jika ada kemudaratan atau kesulitan saja bisa shalat di rumah, apalagi kini ada sekelas wabah Covid-19 yang mematikan seperti sekarang ini. Kemudian diikuti fatwa agama dari hampir semua negara yang berpenduduk mayoritas Muslim untuk mengizinkan meninggalkan shalat Jumat dan diganti dengan shalat Dzuhur, serta menyerukan tidak melakukan shalat berjemaah pada shalat lima waktu.

            Dalam rangak pencegahan covid-19, dewan syariah wahdah Islamiyah menerbitkan panduan ibadah dan sikap terkait pandemi Covid-19 yang terjadi di Indonesia, panduan ini terdapat pada  poin nomor 5 dalam Surat Keputusan dan Imbauan Dewan Syariah Wahdah Islamiyah tentang Panduan Ibadah dan Penyukapan Terhadap Virus Corona (Covid-19). Surat yang dikeluarkan pada 24 Rajab 1441 H. Diantaranya ialah senantiasa menjaga adab-adab Islam. Adab ini meliputi adab makan, minum, bersin, batuk hingga menjaga wudhu sesuai tata cara yang benar dan sempurna. Dan berwudhu dengan tata cara yang benar dan sempurna, khususnya saat mencuci kedua tangan, berkumur, menghirup dan mengeluarkan air dari hidung dinilai dapat menjadi wasilah yang bisa menjauhkan diri dari risiko terkena virus corona. Yang kedua ialah, imbauan agar ummat Islam tetap tenang dan tidak panic serta  tidak menyebarkan berita atau informasi hoaxs seputar pandemi Covid-19. upaya untuk menangkal dan meminimalkan potensi penyebaran  Covid-19. Imbauan yang lain ialah mengajak ummat Islam untuk mengamalkan qunut nazilah, sholawat thibbil qulub.

            Bukan hanya pemuka agama Islam yang mengeluarkan fatwa, para pemuka agama Yahudi juga mengeluarkan fatwa yang sama halnya dengan Islam. Para rabbi, atau kita kenal dengan pemuka agama Yahudi di Israel menyerukan agar rakyat Israel tidak pergi ke sinagoga untuk menghindari kerumunan massa dalam beribadah. sejak pertengahan bulan maret lalu para rabbi membatalkan semua perayaan agama Yahudi untuk mencegah kerumunan massa yang akan melakukan ibadah demi mencegah penyebaran covid-19 lebih luas lagi. Pemuka agama Kristen juga turut mengeluarkan fatwa yang melarang umatnya untuk beribadah di greja untuk sementara waktu. Ketua Umum PGI Pendeta Gomar Gultom mengungkapkan, PGI sudah mengeluarkan edaran sejak 16 maret lalu yang mengimbau umat Kristiani melakukan ibadah Minggu di rumah masing-masing, tidak berkumpul di gereja, tentunya hal ini dilakukan untuk menekan penyebaran covid-19. Jadi, peran agama dalam mencegah penyebaran covid-19 sangat berpengaruh terhadap umat-umat agama di dunia.

Refrensi
Andi Nur Aminah, “5 peran Aktif Ummat Islam Batasi Penyebaran Covid-19”,             https://republika.co.id/berita/q7gafw384/5-peran-aktif-ummat-islam            batasi-penyebaran-covid19
Musthafa Abd. Rahman, "Agama Samawi Usung Satu Misi Hadapi Covid-19",             https://bebas.kompas.id/baca/internasional/2020/03/27/agama-samawi-       usung-satu-misi-hadapi-covid-19/


Thank you for visited me, Have a question ? Contact on : harismedia.net@gmail.com.
Please leave your comment below. Thank you and hope you enjoyed...

0 comments:

Posting Komentar