Dampak Covid 19 terhadap Tata Cara Ibadah Agama
Oleh: Vina Zuni
Pratiwi
+vinazunipratiwi@gmail.com
Dampak Covid 19 terhadap tata cara ibadah
agama beberapa orang mengurung diri di rumah menghindari tempat keramaian dan
menunda perjalanan ke tempat lain. Sebagian lainnya mengubah tata cara
bersalaman dari berjabat tangan dan berpelukan menjadi salam menggunakan siku
dan kaki. Wabah virus corona juga terdapat dalam kehidupan keagamaan umat
manusia. Sejumlah gereja, masjid, kuil, dan sinagoga mengubah tata cara ibadah
demi menahan penyebaran penyakit Covid 19.
ISLAM
Islam
Masjidil Haram biasanya di penuhi oleh peziarah, tetapi jumlah itu berkurang
drastis. Masjidil Haram telah dibuka kembali usai menjalani seterilisasi,
tetapi di sekitar ka’bah tetap tidak dipasang penghalang agar orang orang tidak
menyentuhnya. Larangan mengunjungi Mekah dan Madinah juga masih di berlakukan
berbagai umat muslim di seluruh dunia biasanya datang untuk menjalani ibadah
umrah yang berlangsung sepanjang tahun. Pemilih biro perjalanan haji dan umrah
di Nigeria Hadiza Tanimu Danu, mengatakan muncul beragam reaksi atas larangan
kunjungan ke Mekah. “Orang-orang sedih,”kata Hadiza.” Mereka ingin melakukan
perjalanan untuk beribadah.” Dan mungkin bukan hanya perjalanan umroh yang
terpengaruh. “banyak juga yang khwatir seandainya ini terus terjadi hingga
Ramadhan atau bahkan musim haji. Apa yang akan terjadi? Katanya. Pihak
berwenang Arab Saudi mengatakan larangan kunjungan hanya bersifat sementara dan
hingga kini belum ada indikasi proses ibadah haji akan terganggu. Sementara
itu, praktik keagamaan yang bisa menyebarkan virus masih terjadi. Seorang pria
terlihat menjilat dan mencium gerbang Kuil Masumeh, diprovinsi Qom, sembari berkata:”Saya
tidak takut dengan virus corona”.
HINDU
Bagi umat Hindu saat ini adalah waktunya
Holi-“festival warna” dirayakan. Prayaan Holi merupakan peringatan kemenangan
kebaikan atas kejahatan, serta musim semi, cinta dan kehidupan. Perdana Mentri
India Narendra Modi mengatakan tidak akan ambil bagian dalam prayaan holi kali
ini ia menyarankan agar orang-orang pertemuan ramai dan besar. Walau demikian,
masih banyak umat hindu india turun ke jalan merayakan holi selama akhir pecan
meskipun mereka tetap mengambil tindakan pencegahan, seperti mengenakan masker
wajah. Beberapa dari mereka tidak mau ambil resiko, seperti yang di ungkapkan
Nicky Singh yang inggal di Amritsar, dinegra bagian Punjap india. Nicky memilih
tinggal di dalam rumah dan bertukar salam melalui telepon dari pada merayakan
holi ditempat ramai karna bersih saja sudah cukup untuk membuat waspada.
KRISTEN
Ratusan orang beribadah di Gereja Kristus dihimbau
untuk mengarantina diri sendiri ini di sebabkan seorang pendeta gereja menjadi
orang pertama yang positif terjangkit virus corona. Difatikan Paus Fransiskus
memilih untuk tidak menyampaikan berkat tradisional minggu dari teras Jendral
yang menghadap lapangan Santo Petrus sebagai gantinya ia menyampikan berkat
minggu secara langsung lewat internet dalam upaya untuk menguranggi keramaian
difatikan.Gereja-gereja Katolik dari Ghana hingga Amerika serikat dan Eropa
telah merubah tata cara melaksanakan para imam gereja. Para imam gereja
meletakkan hosti atau roti sakramen ditangan para jemaat dari pada di lidah
alih- alih berjabat tangan saat tanda perdamaian dalam proses ibadah anggota
jemaat di minta cukup mendoakan orang duduk disebelah mereka. Tata cara ibadah
dengan duduk berdekatan diduga menyebabkan virus menyebar lebih cepat diantara
jemaat kemudian meluas dan menginfeksi orang lain.













0 comments:
Posting Komentar