Haris Media official website | Members area : Register | Sign in

Sport News

Maaf Blog Ini Sedang Dalam Proses Pengembangan

Dampak Covid 19 terhadap Tata Cara Ibadah Agama

Senin, 20 April 2020

Share this history on :

Dampak Covid 19 terhadap Tata Cara Ibadah Agama
Oleh: Vina Zuni Pratiwi
+vinazunipratiwi@gmail.com

Dampak Covid 19 terhadap tata cara ibadah agama beberapa orang mengurung diri di rumah menghindari tempat keramaian dan menunda perjalanan ke tempat lain. Sebagian lainnya mengubah tata cara bersalaman dari berjabat tangan dan berpelukan menjadi salam menggunakan siku dan kaki. Wabah virus corona juga terdapat dalam kehidupan keagamaan umat manusia. Sejumlah gereja, masjid, kuil, dan sinagoga mengubah tata cara ibadah demi menahan penyebaran penyakit Covid 19.

ISLAM
            Islam Masjidil Haram biasanya di penuhi oleh peziarah, tetapi jumlah itu berkurang drastis. Masjidil Haram telah dibuka kembali usai menjalani seterilisasi, tetapi di sekitar ka’bah tetap tidak dipasang penghalang agar orang orang tidak menyentuhnya. Larangan mengunjungi Mekah dan Madinah juga masih di berlakukan berbagai umat muslim di seluruh dunia biasanya datang untuk menjalani ibadah umrah yang berlangsung sepanjang tahun. Pemilih biro perjalanan haji dan umrah di Nigeria Hadiza Tanimu Danu, mengatakan muncul beragam reaksi atas larangan kunjungan ke Mekah. “Orang-orang sedih,”kata Hadiza.” Mereka ingin melakukan perjalanan untuk beribadah.” Dan mungkin bukan hanya perjalanan umroh yang terpengaruh. “banyak juga yang khwatir seandainya ini terus terjadi hingga Ramadhan atau bahkan musim haji. Apa yang akan terjadi? Katanya. Pihak berwenang Arab Saudi mengatakan larangan kunjungan hanya bersifat sementara dan hingga kini belum ada indikasi proses ibadah haji akan terganggu. Sementara itu, praktik keagamaan yang bisa menyebarkan virus masih terjadi. Seorang pria terlihat menjilat dan mencium gerbang Kuil Masumeh, diprovinsi Qom, sembari berkata:”Saya tidak takut dengan virus corona”.

HINDU
            Bagi umat Hindu saat ini adalah waktunya Holi-“festival warna” dirayakan. Prayaan Holi merupakan peringatan kemenangan kebaikan atas kejahatan, serta musim semi, cinta dan kehidupan. Perdana Mentri India Narendra Modi mengatakan tidak akan ambil bagian dalam prayaan holi kali ini ia menyarankan agar orang-orang pertemuan ramai dan besar. Walau demikian, masih banyak umat hindu india turun ke jalan merayakan holi selama akhir pecan meskipun mereka tetap mengambil tindakan pencegahan, seperti mengenakan masker wajah. Beberapa dari mereka tidak mau ambil resiko, seperti yang di ungkapkan Nicky Singh yang inggal di Amritsar, dinegra bagian Punjap india. Nicky memilih tinggal di dalam rumah dan bertukar salam melalui telepon dari pada merayakan holi ditempat ramai karna bersih saja sudah cukup untuk membuat waspada.

KRISTEN
            Ratusan orang beribadah di Gereja Kristus dihimbau untuk mengarantina diri sendiri ini di sebabkan seorang pendeta gereja menjadi orang pertama yang positif terjangkit virus corona. Difatikan Paus Fransiskus memilih untuk tidak menyampaikan berkat tradisional minggu dari teras Jendral yang menghadap lapangan Santo Petrus sebagai gantinya ia menyampikan berkat minggu secara langsung lewat internet dalam upaya untuk menguranggi keramaian difatikan.Gereja-gereja Katolik dari Ghana hingga Amerika serikat dan Eropa telah merubah tata cara melaksanakan para imam gereja. Para imam gereja meletakkan hosti atau roti sakramen ditangan para jemaat dari pada di lidah alih- alih berjabat tangan saat tanda perdamaian dalam proses ibadah anggota jemaat di minta cukup mendoakan orang duduk disebelah mereka. Tata cara ibadah dengan duduk berdekatan diduga menyebabkan virus menyebar lebih cepat diantara jemaat kemudian meluas dan menginfeksi orang lain.

Thank you for visited me, Have a question ? Contact on : harismedia.net@gmail.com.
Please leave your comment below. Thank you and hope you enjoyed...

0 comments:

Posting Komentar