Ajaran
Islam Dalam Menyikapi Wabah Corona
Oleh: Agus Susanto
+agusesusanto1@gmail.com
Corona atau
covid-19 membuat heboh dunia, tak terkecuali di Indonesia. Kehadiran virus
tersebut menjadi momok bagi siapa saja. virus
yang muncul pertama kali di kota Wuhan provinsi Hubei China ini telah memakan
korban lebih dari 2600 nyawa dan menginfeksi sekitar 80.000 jiwa atau lebih.
Bahkan karenanya lebih dari 16 negara sudah melarang wisatawan dari negara asal
virus masuk ke negaranya dengan alasan keamanan atau pencegahan penularan virus
tersebut. Pintu masuk terminal internasional di sejumlah negara juga
diperketat. Setiap wisatawan diawasi dan dideteksi petugas untuk memastikan
kondisi kesehatannya. Bahkan Arab Saudi juga menutup sementara perjalanan
ibadah Umroh. Tentunya kebijakan yang dilakukan negara tersebut bertujuan untuk
melindungi warganya dari serangan virus corona.
Virus corona yang
sampai saat ini belum ditemukan penangkalnya telah merambah hampir ke seluruh
negara-negara besar di dunia. Mulai dari China, Korea Selatan, Singapura dan
lainnya di daratan Asia, hingga ke Italia, Prancis dan lainnya di daratan
Eropa. Akibat virus ini, disamping korban yang terus berjatuhan yang mana
angkanya telah mendekati hampir ratusan ribu jiwa baik yang meninggal ataupun
yang terinfeksi, jutaan manusia lainnya terancam terkena wabah mematikan ini.
Secara medis virus
tentulah berbahaya bagi tubuh karena bisa membuat orang sakit bahkan meninggal
dunia. Persebaran virus ini juga masif dan begitu cepat bila tidak dilakukan
pencegahan atau antisipasi. Di Indonesia sendiri sudah ada beberapa warga yang
terjangkit virus ini. Lantas bagaimana kita seharusnya umat islam menyikapinya.
Setidaknya, ada beberapa hal yang harus kita ketahui dan kita lakukan menyikapi
keberadaan virus ini.
Pertama, kita
harus tahu bahwa virus corona juga merupakan mahluk ciptaan Allah. Tidak ada
mahluk di dunia ini yang eksis kecuali dia diciptakan Allah SWT. Allah yang
menciptakan segala sesuatu dan kepunyaan Allah SWT ‘lah apa yang di langit dan
di bumi. Virus yang merupakan mahluk bersel satu ini juga tunduk dan berbuat
atas perintah Allah SWT, tuhan penciptanya.
Kedua, kita harus
yakin bahwa tidak ada yang terjadi di dunia ini termasuk musibah yang menimpa
seseorang atau kelompok kecuali atas izin Allah SWT. Tidak ada satu pun yang
berlaku di luar kendali Zat Yang Maha Kuasa Tuhan semesta alam.
Ketiga, kita
hendaknya menjadikan kehadiran virus ini sebagai efek kejut. Sehingga kita yang
sebelumnya lupa dengan sang penguasa Alam Semesta menjadi ingat kepadanya. Kita
yang semula lupa dengan kematian, kini kita jadi ingat bahwa dunia hanya
sementara akhirat kekal adanya. Pada akhirnya pun kita akan mati menghadap
ilahi. Mempertanggungjawabkan perbuatan kita. Oleh karena itu kita hendaknya
menyaiapkan bekal amal untuk menghadap kematian itu.
Kemudian keempat,
berdoalah kepada zat yang Maha Pencipta agar dijauhkan dari mara bahaya virus
Corona. Mintalah kepadanya agar dijauhkan dari musibah. Mohonkan kepadanya agar
kita selalu dilindungi dan dijauhkan dari penyakit berat.
Kemudian kelima,
tentunya kita jangan panik. Karena kita tak perlu takut dengan virus Corona,
namun hendaknya kita takutlah kepada yang menciptakannya Allah SWT. Takut dalam
artian kita tunduk dengan menjalankan perintah-perintahnya dan menjauhi
larangan-larangannya. Dan terakhir, jangan lupa untuk ikhtiar menjaga kesehatan
dengan melakukan pola hidup sehat, menjaga kebersihan karena kebersihan bagian
dari cerminan keimanan. Ikuti petunjuk dan arahan dari pakar dan ahlinya dalam
menghadapi virus Corona ini.
Soal penanganannya
hendaklah kita serahkan kepada pemerintah. Yakinlah bahwa pemerintah pasti akan
melakukan yang terbaik untuk rakyatnya. Mudah-mudahan kita semua terhindar dan
dijauhkan dari wabah ini dan wabah ini segera berlalu.













0 comments:
Posting Komentar