Haris Media official website | Members area : Register | Sign in

Sport News

Maaf Blog Ini Sedang Dalam Proses Pengembangan

Pengaruh Covid-19 Terhadap Kegiatan Peribadatan

Senin, 20 April 2020

Share this history on :

Pengaruh Covid-19 Terhadap Kegiatan Peribadatan
Imroatul Azizah


            Virus Covid-19  merupakan virus yang menular dari hewah ke manusia dan dari manusia kemanusia. Virus ini muncul pertama kali di Wuhan, China. Sejak saat itu, virus covid-19 menyebar begitu cepat lebih dari 100 negara di dunia. Penyebaran covid-19 yang meluas menimbulkan kekhawatiran masyarakat. Hal ini karena virus covid-19 bisa menyebabkan kematian. Virus covi-19 dapat menular antar manusia melalui tetesan cairan pernafasan tubuh, tangan, benda padat dan  udara. Virus covid-19 bisa menyebabkan penyakit mulai dari flu biasa hingga pernafasan paling parah, seperti Sindrom Pernafasan Timur Tengah (MERS) dan Sindrom Pernafasan Akut Parah (SARS). WHO menetapkan  wabah virus corona covid-19 ini sebagai pandemi global. Artinya, virus covid-19 telah menyebar luas di seluruh dunia. Gejala khas covid-19 sendiri seperti demam, batuk, kesulitan bernafas, nyeri otot hingga kelelahan. Pada khasus yang lebih parah,virus ini bisa menyebabkan pneumonia borat, sindrom gangguan pernafasan akut, sepsis dan syok septik.

Dampak covid-19 tidak hanya merenggut ribuan nyawa tetapi juga mengubah tata cara kehidupan  manusia diseluruh dunia mulai dari interaksi sesama maupun proses peribadatan. Beberapa orang mengurung diri dirumah, menghindari tempat keramaian dan menunda perjalanan ketempat lain. Wabah virus covid-19 juga berdampak dalam kegiatan keagamaan umat manusia, ditutupnya tempat peribadatan seperti Masjid, Gereja, Kuil, dan Sinagona dengan mengubah tata cara ibadah demi memperlambat menyebaran penyakit covid-19. Sejumlah organisasi keagamaan di dunia memberikan imbauan kepada seluruh umat manusia untuk mematuhi pemerintah yang ada. Masjidil haram di Mekah biasanya dipenuhi oleh ribuan peziarah, tetapi jumlah itu kini berkurang dratis. Berbagai umat muslim di dunia datang ke Mekah dan Madinah untuk menunaikan ibadah haji dan umrah yang berlangsung di setiap tahunnya. Namun  larangan mengunjungi Mekah dan Madinah juga diberlakukan. Pihak berwenang Arab Saudi mengatakan larangan kunjungan hanya bersifat sementara sampai waktu yang belum ditentukan. Sementara itu, jika praktik keagamaan dilakukan akan memicu penyebaran virus covid-19.

Bagi umat Hindu, yang saat ini melaksanakan perayaan Holi “festival warna”. Perayaan Holi mrupakan peringatan kemenangan kebaikan atas kejahatan, serta musin semi, cinta dan kehidupan baru. Sebagai bagian dari perayaan ini orang-orang melemparkan bubuk warna diudara dan saling melukis wajah. Perdana mentri India mengatakan tidak akan mengambil perayaan Holi, ia menyarankan agar orang-orang menghindari pertemuan ramai dan besar. Walau demikian, masih banyak umat Hindu yang merayakan Holi selama akhir pekan. Mereka tetap turun ke jalan dan menggunakan masker untuk pencegahan virus covid-19. Beberapa orang memilik tinggah didalam rumah dan bertukan salam melalui telepon daripada merayakan Holi ditempat yang ramai.

Ratusan orang beribadah di Gereja Kristus di Georgetran, Washington DC, sebuah gereja bersejarah di Ibukota Amerika Serikat, diimbau untuk mengrantina diri sendiri. Ini desebabkan seorang pendeta gereja menjadi orang pertama positif terjangkit virus covid-19. Gereja-gereja Katolik di Amerika Serikat dan Eropa juga mengubah cara melaksanakan Misa guna menghentikan penyebaran virus covid-19. Berjabat tangan yang merupakan tanda perdamaian dalam prosesi ibadah, diganti dengan mendoakan orang yang duduk dibelahnya. Di Jepang dimana kuil Budhha dan kuil Shinto adalah kuil yang sangat ramai jemaahnya, namun kini setelah muncul penyebaran virus covid-19, kuil-kuil ctersebut terlihat sepi pengunjung dan jemaah. Hanya ada beberapa orang saja yang hadir, karena mereka takut akan terinfeksi vieeeeerus tersebut.

Thank you for visited me, Have a question ? Contact on : harismedia.net@gmail.com.
Please leave your comment below. Thank you and hope you enjoyed...

0 comments:

Posting Komentar