Menyikapi Covid-19 Dalam Perspektif Islam
Oleh: Fatikhatul Ma'unah
Terkait
fenomena wabah virus corona (Covid-19) yang muncul di awal tahun 2020, dan
semakin lama semakin membuat masyarakat seluruh dunia ketakutan. Bagaimana
tidak, virus yang muncul pertama kali di kota Wuhan Hubei China ini telah
begitu banyak memakan korban jiwa. Virus yang saat ini merambah hampir ke seluruh negara-negara besar di dunia. Mulai dari
China, Korea Selatan, Singapura, dan sudah memasuki Indonesia bahkan negara
lainnya di daratan Asia, hingga ke Italia, prancis dan lainnya di daratan
Eropa. Dan sekarang di Indonesia pun updet pada tanggal 30 Maret, yang
positif terkena virus covid mencapai 1.414 positif, 75 sembuh dan 122
meninggal.[1]
Dan akibat virus covid-19 sebagai
besar Negara-negara yang terisolasi karena terancamnya wabah yang mematikan ini,
bahkan ribuan penerbangan ditutup, dan juga secara khusus Negara Arab Saudi sementara
menghentikan kedatangan jamaah umrah guna mengantisipasi tersebarnya wabah ini
di tanah suci.
Dalam pandangan islam
menyikapi wabah inj, sebagai umat muslim tentunya kembali lagi ke ajaran Agama
kita. Sebagaimana semuanya sudah diatur oleh Allah SWT. Hanya kita sebagai
manusia biasa hanya bisa berdoa dan beriktiyar dalam menghadapi wabah ini. Mau
bagaimanapun virus covid ini adalah makhluk Allah ia tak akan bergerak tanpa
izin dan perintah Allah. Dalam hal ini kita senantiasa meminta perlindungan
dari wabah ini kepada Allah. Berlindung kepada Allah ini bisa dilakukan dengan
senantiasa membaca doa-doa pelindung yang bersumber dari Al-Qur’an ataupun dari
doa-doa yang bersumber dari Nabi shallallahu alaihi wasallam, seperti doa yang
dianjurkan untuk dibaca di pagi dan petang hari:
وَهُوَ السَمِعُ العايم السماءبِسمِ اللهِ الَّذِي لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهَ شَيءٌ فِي الأَرْضِ وَلاَ
فِي
“Dengan nama Allah yang tidak
membahayakan dengan nama-Nya segala sesuatu yang ada di langit dan bumi, dan Ia
lah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”.
Atau pun bedoa yang sudah diijazahi oleh
bapak KH.Mu'tasimbilllah yaitu membaca burdah, sholawat at tha'un 11X dan
lainya.
Berikhtiar untuk pencegahan,
disamping meminta berlindungan kepada Allah. Tentunya kita sebagai manusia juga
harus berikhtiar dengan melakukan
usaha-usaha yang disarankan oleh para medis semisalnya selalu menjaga
kebersihan, rutin mencuci tangan, rutin memakan makanan yang sehat baik
dikonsumsi, serta menghindari keramaian
atau berkumpul bila tidak ada keperluan.
Dan yakin kepada Allah Swt
akan kesembuhan. Bila ada di antara kita
yang ditakdirkan oleh Allah tertimpa penyakit ini, maka yakinlah bahwa Allah
adalah sebaik-baiknya penyembuh karena Ia lah Tuhan Yang Maha Penyembuh.Dan
yakinlah juga bahwa tidak ada penyakit yang Allah turunkan, kecuali ada juga obat
yang diturunkan bersamanya. Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda:
“Sesungguhnya Allah ketika
menciptakan penyakit maka ia menciptakan penyembuhnya, maka
berobatlah”. (HR. Ahmad (no:12186) dan dihasankan oleh Imam Albani).
Sedikit Islam Mengajarkan kita
dalam menyikapi wabah virus corona ini, virus yang menjadi ketakutan diseluruh
dunia dan yang terakhir, kita sebagai orang muslim mari kita berdoa kepada
Allah agar supaya Ia senantiasa menjaga diri kita, dengan wabah ini menjadi
awal kita untuk bersujud dan mendekatkan kepada allah sang pencipta seluruh
alam dan seisinya. Doakan keluarga kita, kerabat kita dan orang-orang yang kita
sayangi dari terkena wabah virus ini. Mari kita juga berdoa kepada Allah agar
Ia senantiasa menjaga negeri kita dan juga negeri-negeri kaum muslimin lainnya
dari wabah penyakit mematikan ini. Dan tak lupa juga kita sisipkan doa-doa
terbaik kita kepada mereka saudara-saudara kita yang sedang diuji dengan virus
ini agar supaya Allah segera menyembuhkan mereka dari penyakit ini.













0 comments:
Posting Komentar