Islam dan Virus Covid-19
Oleh: Rohmatun Khasanah
Kita ketahui Virus yang
menggentarkan Dunia, fenomena wabah virud corona (Covid-19) yang mjncul diawal
tahun 2020, dan semakin lama semakin membuat masyarakat seluruh dunia
ketakutan. Bagaimana tidak, virus yang pertama kali muncul di kota Wuhan Hubei
China ini telah begitu banyak memakan korban jiwa. Virus yang sampai saat ini
belum ditemukan Vaksin atau penangkalnya yang telah merambah hampitr se seluruh
Negara-negara besar di dunia. Mulai dari China, korea selatan, Singapura, dan
sudah memasuki Negara kita yaiti Indonesia. Bahkan daerah lainnya di Asia,
hingga ke Italia, Francis dan lainnya di daratan eropa. Dan beberapa waktu yang
lalu presiden Jokowi menggumumkan bahkan bahwa kasusu virus corono telah
menjangkit dua waraga indonesi dan sekarang telah menjadi seribu kasus lebih.
Akibat dari virus ini, disamping
korban yang berjatuhan dan bahkan sampai meninggal dunia seiring dengan
terancamnya dari wabah yang mematikan ini. Disamping itu, tercatat ratusan kota
diisolasi, ribuan jalur penerbangan di tutup, bahkan secara khusus Negara Arab
Saudi menghentikan sementara kedatangan jamaah umroh guna mengantisipasi
tersebarnya wabah ini di tanah suci. Menyikapi hal yang sudah menglobal ini,
sebagai seorang muslim hendaknya kita kembali kepada ajaran-ajaran agama kita.
Ada beberapa yang harus kita lakukan sebagai insan kamil yang hanya takut
kepada Allah.
Sebagai seorang insan senatiasa
berlindung kepada Allah. Virus corona adalah makhluk sebagiamana
makhluk-makhluk lainya, dan ia tidaklah bergerak kecuali atas perintah dan izi
dari Allah ta’ala dan begitu juga kita sebagai manusia. Oleh karenanya kita
senantiasa meminta perlindugan kepada Allah dari wabah ini. Sebelum kita
berlindung dari kemampuan diri kita sendiri atau kemampuan makhluk lain.
Ingatlah bahwa Allah adalah sebaik-baiknya perlindungan dan sebaik-baiknya
penjaga. Sebagaimana Firman Allah:
فالله خير حفضا وهوأرحم
الرحمين
“Maka Allah adalah sebaik-baiknya penjaga
dan dialah Maha Penyayang di antara para penyayang”
Dengan
membaca doa-doa perlindungan dari Al-Qur’an ataupun dari doa-doa yang bersumber
dari Nabi. “dengan nama Allah yang tidak membahasyakan dengan nama-Nyasegala
sesuatu yang ada di langit dan bumi, dan ialah Maha mendengar lagi Maha
mengetahui”. Dari doa diatas Nabi Saw, biula di amalkan oleh seorang hamba
di pagi dan petang hari masing-masing sebanyak tuga kali maka biscaya tidak
akan membahayakannya segala sesuatu apapun yang di atas mua buni ini. Tentunya
sebagia seorang manusia kita juga harus berikhtiar dengan malakukan usaha-usaha
pencegahan agar virus tidak menular kepada diri kita atau kepada orang-orang
yang ada disekitar kita.
Sedikit
Islam mengajarkan kita dalam menyikapi wabah Virus covid-19 ini virus yang
menjadi ketakutan diseluruh Dunia dan marilah kita berdoa bersama kepada Allah
supaya mendapat perlindungan dari Allah SWT. Dan mari kita berdoa kepada Allah
untuk keselmatan negri kita bersama dan juga Negara-negara yang ada di luar
sana dari wabah yang sedang merajalela saat ini. Keadaan tentang penyelamatan
jiwa dari petaka ini, bukan berarti agama tidak guna. Justru agamalah yang
mendasari etic dan nilai untuk oengambilan setiap keputusan umat
manusia. Demikian ketika seserang muslim berda di situasi tertentu yang
mengharuskan dia memilih antara dua opsi apakah harus mempertahankan
perintah/larangan agama atau menyelamatkan nyawa. Padahal Allah sudah jelas
melarang hambanya untuk mengkonsusmsi makanan yang haran. Untuk itu mari kita
berdoa bersama memohon petunjuk, memohon perlindungan kepada Allah SWT agar
kita diberikan keselmatan didunia maupun akhitar kelak.













0 comments:
Posting Komentar